w

Peranan Matahari terhadap Kehidupan di Planet Bumi

Peranan Matahari terhadap Kehidupan di Planet Bumi - Matahari merupakan benda angkasa yang memiliki cahaya sendiri. Oleh karena itu, matahari memiliki peranan sangat penting, antara lain sebagai sumber cahaya dan panas bagi planet-planet di sekitarnya, termasuk Bumi, sehingga dapat berlangsung kehidupan manusia, tumbuhan, dan hewan di Bumi. Selain sebagai sumber panas dan cahaya, matahari memiliki peranan, sebagai pengatur iklim dan cuaca sehingga memungkinkan terjadinya variasi kehidupan di muka bumi. Untuk lebih lengkapnya marilah kita baca penjelasan dibawah ini:

Peranan Matahari terhadap Kehidupan di Planet Bumi


Sebagai sumber energy yang tak terbatas
Energy matahari dapat menjadi sumber energy panas yang tak terbatas pada manusia karena tidak akan pernah habis meskipun dipakai berulang-ulang. Energy matahari berbeda dengan sumber energy yang terbuat dari fosil yang dapat habis sewaktu-waktu apabila persediaan fosil sudah tidak ada.

Membantu proses pengeringan
Tidak perlu diragukan lagi bahwa energy matahari dapat membant proses pengeringan yang dilakukan manusia seperti mengeringkan baju, ikan asin, panen garm dsb. Selain itu, energy matahari ini juga dapat membantu penguapan pada permukaan berair dan pengkristalan hingga membentuk awan. Awan yang mengandung banyak air akan dapat menurunkan hujan yang berguna juga bagi kehidupan di bumi.

Membantu beristirahat dengan lebih baik
Beberapa sumber menyebutkan bahwa jika seseorang yang terpapar sinar matahari kurang lebih 6 jam dalam setiap harinya dapat membuatnya menjadi lebih segar di petang hari. Hal ini  akan membuat Anda merasa mengantuk. Sehingga kualitas tidur Anda akan lebih baik.

Mengatur tata surya
Seperti yang kita ketahui matahari merupakan pusat dari tata surya. Oleh karena itu lanet dan satelitnya berevolusi sambil berotasi mengelilingi matahari. Lantas mengapa hal ini bisa terjadi? Ini karena gaya gravitasi matahari menarik planet sehingga planet-planet berevolusi mengelilinginya dan membentuk tatanan surya yang disebut galaksi Bimasakti.

Membantu proses fotosintesis
Sebagai salah satu sumber kehidupan, matahari memiliki peran yang besar dalam proses fotosintesis yang terjadi pada tanaman hijau. Selain dapat membantu tumbuh dan berkembangnya tanaman, proses fotosintesis nantinya juga akan menghasilkan oksigen yang sangat berguna bagi manusia dan hewan. Jadi dapat dikatakan bahwa matahari memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan, terumata kehidupan manusia.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 9/14/2017

Teori Terbentuknya Jagat Raya

Teori Terbentuknya Jagat Raya - Rahasia mengenai bagaimana terbentuknya asal mula jagat raya telah melahirkan asumsi dan teori yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut.

Teori Terbentuknya Jagat Raya

a. Teori Ledakan Besar (The Big Bang Theory)
Menurut Teori Ledakan Besar, jagat raya berawal dari adanya suatu massa yang sangat besar dengan berat jenis yang besar pula dan mengalami ledakan yang sangat dahsyat karena adanya reaksi pada inti massa. Ketika terjadi ledakan besar, bagian-bagian dari massa tersebut berserakan dan terpental menjauhi pusat dari ledakan. Setelah miliaran tahun kemudian, bagian-bagian yang terpental tersebut membentuk kelompok-kelompok yang dikenal sebagai galaksi-galaksi dalam sistem tata surya.

b. Teori Mengembang dan Memampat (The Oscillating
Theory)
Teori ini dikenal pula dengan nama teori ekspansi dan konstraksi. Menurut teori ini jagat raya terbentuk karena adanya suatu siklus materi yang diawali dengan massa ekspansi (mengembang) yang disebabkan oleh adanya reaksi inti hidrogen. Pada tahap ini terbentuklah galaksigalaksi. Tahap ini diperkirakan berlangsung selama 30 miliar tahun. Selanjutnya, galaksi-galaksi dan bintang yang telah terbentuk akan meredup kemudian memampat didahului dengan keluarnya pancaran panas yang sangat tinggi. Setelah tahap memampat, maka tahap berikutnya adalah tahap mengem bang dan kemudian pada akhirnya memampat lagi.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 9/14/2017

Pendekatan Sosiologi

Pendekatan Sosiologi - Dilihat dari segi pendekatan sosiologi menurut Drs. Kuswanto ada dua ciri khas, yaitu bersifat komparatif dan bersifat holistik.

Pendekatan Sosiologi


a. Pendekatan Komparatif
Pendekatan komparatif, yaitu pendekatan yang melihat manusia dengan pandangan yang luas, tidak hanya masyarakat yang terisolasi atau hanya dalam tradisi sosial tertentu saja. Ciri-ciri pendekatan komparatif, antara lain:

  • berusaha mengenali persamaan-persamaan dan perbedaanperbedaan sampai kepada generalisasi;
  • berusaha memberikan uraian keterangan ilmiah yang dapat diterima;
  • membanding-bandingkan antarmasyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain, termasuk tradisi satu dengan tradisi yang lain dalam seluruh ruang dan waktu; dan
  • memberikan uraian tentang variasi bentuk-bentuk sosial dan mencatat asal-usul serta perkembangan manusia dengan adat-istiadatnya, mencakup dimensi waktu.


b. Pendekatan Holistik
Pendekatan holistik, yaitu suatu pendekatan berdasarkan pendapat bahwa masyarakat itu dapat diselidiki sebagai keseluruhan, sebagai unit-unit yang bersifat fungsional, atau sebagai sistem-sistem tertentu. Sosiologi mencoba mencakup keseluruhan ruang lingkup dari segala sesuatu yang berhubungan dengan kemanusiaan sampai kepada generalisasi-generalisasi.

Secara khusus pendekatan holistik dalam sosiologi mempunyai dua aspek primer sebagai berikut.

  • Mencoba meninjau kebudayaan manusia sebagai jaringan tunggal yang saling berkaitan, sebagai kesatuan yang teratur, dan sebagai keseluruhan yang berfungsi. Di dalamnya semua bagian saling berhubungan sebagai komponen suatu sistem. Suatu kejadian yang terjadi pada komponen yang satu akan berpengaruh pada struktur dan kerja secara keseluruhan.
  • Mempelajari ciri-ciri biologis dan ciri-ciri sosial budaya dari spesiesspesies.Evolusi fisik manusia dan evolusi budaya tidak dipandang tanpa berkait-kaitan untuk mendapatkan pemahaman yang tepat.

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 9/05/2017

Unsur-unsur Proposal

Unsur-unsur Proposal - Proposal yang baik sekurang-kurangnya mencantumkan unsur-unsur berikut ini.

Unsur-unsur Proposal

1. Nama kegiatan (Judul)
Nama kegiatan/judul yang akan dilaksanakan tercermin dalam judul proposal.

2. Latar belakang
Latar belakang proposal berisi pokok-pokok pemikiran dan alasan perlunya diadakan kegiatan tertentu.

3. Tujuan kegiatan
Penyusunan proposal harus merumuskan tujuan sedemikian rupa agar target yang akan dicapai dan nilai tambah yang diperoleh dapat dirasakan oleh pembaca proposal. Oleh karena itu, tujuan harus dijabarkan supaya tampak manfaatnya.

4. Tema kegiatan
Tema adalah hal yang mendasari kegiatan tersebut.

5. Sasaran/peserta
Penyusun proposal harus menetapkan secara tegas siapa yang akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

6. Tempat dan waktu kegiatan
Dalam proposal harus dituliskan secara jelas kapan dan di mana kegiatan akan dilaksanakan.

7. Kepanitiaan
Penyelenggara atau susunan panitia harus dicantumkan dalam proposal dan ditulis secara rinci.

8. Rencana anggaran kegiatan
Penulis proposal harus menyusun anggaran biaya yang logis dan realistis, serta memperhatikan keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran.

9. Penutup
Isi penutup adalah ucapan terima kasih untuk semua pihak.

Susunan di atas tidaklah baku, bisa bervariasi sesuai dengan jenis dan tema kegiatan. Yang penting adalah latar belakang dan tujuan yang hendaknya dirumuskan secara tepat dan tajam. Rumusan itu dapat meyakinkan pihak yang terkait sehingga menyetujui dan mengabulkan usulan proposal itu.


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 8/28/2017

Pengertian dan Memberi Komentar

Pengertian dan Memberi Komentar - Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komentar adalah ulasan atau tanggapan atas berita, menjelaskan. Pada aspek ini Anda harus memberikan komentar terhadap teks cerpen yang sudah Anda baca. Komentar Anda didasarkan pada dua hal, yaitu mengomentari nilai-nilai yang terkandung dalam teks dan mengomentari makna atau pesan yang terkandung dalam teks.

Pengertian dan Memberi Komentar

Nilai-nilai yang dikomentari, yaitu:

  1. nilai budaya menyangkut adat istiadat yang berlaku di suatu daerah atau di suatu negara yang berhubungan erat dengan cara hidup, cara berpikir, dan cara bekerja.
  2. nilai keagamaan menyangkut konsep mengenai penghargaan tinggi yang diberikan oleh warga masyarakat kepada beberapa masalah pokok dalam kehidupan keagamaan yang bersifat suci sehingga dijadikan pedoman bagi tingkah laku warga masyarakat yang bersangkutan.
  3. nilai moral menyangkut ajaran tentang baik buruknya perbuatan, sikap, kewajiban, akhlak, budi pekerti, dan kesusilaan yang diterima umum.
  4. nilai sosial menyangkut segala hal yang berkenaan dengan kemasyarakatan atau hal-hal yang menyangkut kepentingan orang banyak, seperti gotong-royong, tolong-menolong, hidup bertetangga, atau peduli lingkungan.


Mengomentari makna atau pesan dalam suatu teks berarti kalian mengomentari maksud pembicara atau penulis dalam karyanya, atau dapat pula kalian mengomentari pengertian yang diberikan kepada suatu bentuk kebahasaan.

Coba kalian perhatikan hasil tulisan di majalah atau surat kabar? Ada tulisan yang menggunakan kata-kata yang indah. Ada tulisan yang menyebabkan kesan mendalam bagi pembacanya. Ada juga tulisan yang menyentuh perasaan pembacanya. Pada bagian ini Anda akan mengungkapkan tanggapan terhadap isi dan cara penyajian sebuah tulisan.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 8/28/2017

Pola Konsumsi Pelanggan

Pola Konsumsi Pelanggan - Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pola konsumsi ( patern of consumption). hal ini tergantung kepada:

Pola Konsumsi Pelanggan

a. Penghasilan yang diperoleh.
Jika penghasilan yang diperoleh kecil, maka pola konsumsinya kecil atau mungkin dibawah rata-rata. Tetapi yang penghasilannya besar kemungkinan pola kosumsinya lebih besar, mereka tidak hanya mencukupi kebutuhan primer (utama) saja bahkan mungkin juga dapat memenuhi kebutuhan sekundernya dengan sempurna atau lebih dari itu mereka dapat memperoleh hal-hal yang bersifat kemewahan.

b. Pendidikan.
Pendidikan seseorang juga akan mempengaruhi pola konsumsinya. Orang yang hanya berpendidikan rendah jarang memikirkan hal-hal di luar kemampuannya, sedangkan orang yang berpendidikan lebih tinggi cenderung untuk memenuhi kebutuhan itu sesuai dengan tingkat atau macam pendidikannya. Misalkan: Seseorang lulusan perguruan tinggi lebih banyak menginginkan buku daripada seseorang lulusan sekolah dasar.

c. Tempat tinggal dan iklim.
Tempat tinggal dan iklim sangat berpengaruh kepada pola konsumsi seseorang. Misalkan saja orang yang tinggal di daerah dingin akan banyak memerlukan makanan- makanan yang menghangatkan badan dan pakaian-pakaian hangat.

d. Agama/kepercayaan.
Agama dan kepercayaan yang dianut oleh seseorang juga mempengaruhi pola konsumsinya. Sebagai contoh, dalam pembelian makanan, mereka akan memilih jenis makanan yang dihalalkan menurut agama atau kepercayaannya.

e. Umur
Umur seseorang sudah tentu banyak mempengaruhi pola konsumsi. Misalnya: Orang dewasa membutuhkan makanan lebih banyak, butuh hiburan dan sebagainya. Sedangkan anak kecil makanannya relatif sedikit dari orang dewasa, kemudian mereka juga perlu barang mainan dan sebagainya.

f. Kebangsaan
Kebangsaan juga sangat mempengaruhi pola konsumsi. Hal ini karena adat-istiadat atau kebiasaan. Misalkan orang-orang di Asia lebih banyak yang bergantung pada beras dibandingkan dengan orang-orang di Eropa atau di Amerika.

g. Pekerjaan
Pekerjaan juga dapat mempengaruhi pola konsumsi seseorang. Misal: petani tidak atau jarang yang memerlukan pakaian lengkap dengan dasi kecuali kalau pesta, tetapi pekerja kantoran lebih banyak memerlukan pakaian yang necis. Peralatan yang diperlukan pun masing- masing berbeda. Demikian pula dengan keperluan rumah tangganya akan menunjukan pola yang berbeda.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 8/19/2017

Konsep Pemasaran ( Marketing concept)


1. Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan
Ada perbedaan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Kebutuhan tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi manusia. keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Keinginan manusia dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial.

Konsep Pemasaran ( Marketing concept)


Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya.keinginan menjadi permintaan bila didukung dengan daya beli. Perbedaan ini bisa menjelaskan bahwa pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelumnya. Pemasar mempengaruhi keinginan dan permintaan dengan membuat suatu produk yang cocok, menarik, terjangkau dan mudah didapatkan oleh pelanggan yang dituju.


a. Produk
Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan. Pentingnya suatu produk fisik bukan terletak pada kepelikannya tetapi pada jasa yang dapat diberikannya. Oleh karena itu dalam membuat produk harus memperhatikan produk fisik dan jasa yang diberikan produk tersebut.

b. Nilai, Biaya dan Kepuasan
Nilai adalah perkiraan pelanggan tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya. Setiap produk memiliki kemampuan berbeda untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tetapi pelanggan akan memilih produk mana yang akan memberi kepuasan total paling tinggi. Nilai setiap produk sebenarnya tergantung dari seberapa jauh produk tersebut dapat mendekati produk ideal, dalam ini termasuk harga.

2. Pertukaran, Transaksi dan Hubungan
Kebutuhan dan keinginan manusia serta nilai suatu produk bagi manusia tidak cukup untuk menjelaskan pemasaran. Pemasaran timbul saat orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan serta keinginannya dengan pertukaran.pertukaran adalah salah satu cara mendapatkan suatu produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya.pertukaran merupakan proses dan bukan kejadian sesaat.masing-masing pihak disebut berada dalam suatu pertukaran bila mereka berunding dan mengarah pada suatu persetujuan. 

Jika persetujuan tercapai maka disebut transaksi.transaksi merupakan pertukaran nilai antara dua pihak,untuk kelancaran dari transaksi maka hubungan yang baik dan saling percaya antara pelanggan, distributor, penyalur dan pemasok akan membangun suatu ikan ekonomi, teknis dan sosial yang kuat dengan mitranya.sehingga transaksi tidak perlu dinegosiasikan setiap kali, tetapi sudah menjadi hal yang rutin,hal ini dapat dicapai dengan menjanjikan serta menyerahkan mutu produk, pelayanan dan harga yang wajar secara kesinambungan.

a. Pasar
Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan itu. Istilah pasar
untuk menunjukan pada sejumlah pembeli dan penjual melakukan transaksi pada suatu produk.

b. Pemasaran dan Pemasar
Pemasaran adalah keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar, pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasar adalah orang yang mencari sumberdaya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain, maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 8/19/2017
Back to top