w

Begini Cara Pakai Micellar Water yang Benar!

Siapa yang tak kenal dengan Micellar water? Pembersih sekaligus produk perawatan wajah ini saat ini sedang digandrungi oleh kaum wanita. Selain praktis, kinerja yang diberikan juga maksimal. Tidak hanya membersihkan muka dari kotoran, cleansing water wajah ini juga bisa dipakai make up remover. Karena berbahan dasar air, produk ini relatif aman diaplikasikan untuk semua jenis wajah. Namun begitu, agar hasil yang diberikan lebih memuaskan, sebaiknya pilih yang sesuai dengan jenis kulit.

NIVEA Micellar Water
Menurut sumber yang didapatkan dari https://www.nivea.co.id/, ada banyak merk Micellar Water yang ada di pasaran saat ini. Sebagai pengguna Anda harus pintar memilih yang tepat dan aman untuk muka. Nivea menjadi salah satu produk pembersih wajah berbahan dasar air yang sangat direkomendasikan. Formula yang terkandung didalamnya bekerja secara optimal. Tidak hanya membersihkan kotoran yang terlihat saja, sumbatan pada pori-pori pun terangkat sempurna. Memakai Micellar water Nivea secara teratur, dijamin wajah Anda akan bersih, terawat, dan sehat.

Namun sayangnya banyak wanita yang tidak paham dengan cara memakai Micellar Water yang benar. Kebanyakan hanya menggunakan produk tersebut sebagai pembersih utama. Memang, kandungan air yang terdapat didalamnya memiliki tekstur yang sangat lembut sehingga tidak meninggalkan residu sama sekali. Tapi ingat, dalam pembersih muka tersebut juga terdapat zat surfaktan yang berfungsi membersihkan kotoran, debu, sisa minyak, dan make up. Zat tersebut akan tertinggal di muka dan lama kelamaan akan menumpuk jika tidak segera dibersihkan. Sebab itulah sebaiknya setelah mengaplikasikan Micellar water, cuci wajah menggunakan sabun pembersih agar kondisi muka kembali fresh. Jangan terlalu sering menggunakan pembersih wajah berbahan dasar air, karena bisa menyebabkan kelembapan alami kulit terkikis. Selain itu kondisi muka akan kusam dan tidak fresh.

Memakai cleansing water wajah memang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan kulit muka. Namun jika cara pakainnya salah dan berlebihan justru bisa memicu berbagai macam masalah seperti kusam, jerawat, komedo, dan lain sebagainya. Bijaklah menggunakan produk tersebut dan pilih jenis yang tepat sesuai dengan tipe kulit wajah yang Anda miliki. 
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/24/2019

Dampak Inflasi

Dampak Inflasi - Inflasi sebagai sebuah fenomena ekonomi akan membawa pengaruh yang cukup luas terhadap kegiatan perekonomian suatu negara, ada beberapa pihak yang sangat dirugikan bahkan cukup diuntungkan akibat dari terjadinya inflasi. Biasanya jika inflasinya hanya beberapa persen saja (inflasi lunak) justru akan membawa keuntungan, karena dapat mendorong pengusaha memperluas produksinya dan dengan demikian dapat menciptakan kesempatan kerja baru. Dalam sub pokok bahasan ini kita coba lakukan analisis dampak inflasi terhadap perekonomian dilihat dari aspek distribusi pendapatan, efisiensi produksi, out put, pengangguran dan perdagangan internasional.

Ilustrasi


Pihak yang dirugikan:
1) Merugikan terhadap orang-orang yang memiliki penghasilan tetap, seperti pegawai negeri atau pensiunan pegawai negeri. Misalkan jika seorang pegawai memiliki penghasilan Rp 6.000.000,- per tahun sementara laju inflasinya per tahun 10% maka ia akan mengalami penurunan penghasilan riilnya sebesar 10% x Rp 6.000.000,- = Rp 600.000,- setahun. Artinya ia akan mengalami kerugian dari tahun sebelumnya sebesar Rp 600.000,-
2) Merugikan orang yang menyimpan kekayaan dalam bentuk kas (uang tunai) atau mereka yang menabung uang di rumah dalam bentuk uang tunai. Jumlah uang tunai yang mereka kumpulkan sebelumnya, setelah terjadi inflasi nilai riil uang (kemampuan daya beli ) menjadi turun dalam memenuhi kebutuhan.
3) Merugikan bagi para konsumen/pembeli, pendapatan yang mereka miliki tak mampu untuk memenuhi kebutuhan maksimal mereka seperti sebelum terjadi inflasi, karena uang yang mereka miliki nilainya merosot. 
4) Merugikan Kreditur, akibat adanya inflasi maka kemampuan dari nilai uang yang dipinjamkan untuk kegiatan usaha menjadi menurun sehingga akan menghambat proses pengembalian pinjaman oleh debitur.
5) Merugikan investor berupa obligasi, karena adanya inflasi nominal dari obligasi yang mereka secara riil nilainya akan menjadi rendah.

Pihak yang diuntungkan
1) Para spekulan, petani dan pedagang, merupakan pihak yang diuntungkan, karena adanya inflasi memungkinkan mereka untuk meningkatkan nilai produksinya dengan harapan ada kenaikan harga jual maka keuntungan mereka meningkat.

2) Debitur atau peminjam uang, dengan adanya inflasi akan meningkatkan keuntungan sehingga akan mempermudah dan mempercepat debitur dalam mengembalikan utangnya.

3) Penyimpan kekayaan dalam bentuk emas atau barang lain, adanya inflasi maka akan membuat nilai barang atau emas yang mereka simpan nilainya menjadi naik.

4) Investor berupa saham, saham yang ditanamkan dalam perusahaan karena adanya inflasi menyebabkan nilai jual dari produknya naik maka keuntungan akan besar, dengan demikian deviden yang diterima investor menjadi naik.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/20/2019

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi dan Tabungan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi dan Tabungan - Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi besarnya konsumsi dan tabungan suatu masyarakat. Secara umum faktor-faktor yang dapat mepengaruhi fungsi konsumsi dan fungsi tabungan suatu masyarakat antara lain:

Konsumsi


a. Distribusi Pendapatan Nasional
Jika distribusi pendapatan masyarakat semakin merata, maka akan semakin tinggi pengeluaran konsumsi masyarakat tersebut.

b. Kekayaan Masyarakat dalam Bentuk Alat Likuid
Semakin banyak alat likuid yang ada dalam masyarakat, dengan tingkat pendapatan yang sama ada kecenderungan jumlah pengeluaran konsumsi akan lebih besar dari pada keadaan di mana alat likuid dalam masyarakat sedikit.

c. Pendapatan akan diterima di masa yang akan datang (Expected Income)
Expected income akan berpengaruh pada besarnya pengeluaran konsumsi masa sekarang. Semakin besar expected income, semakin besar pula pengeluaran konsumsinya. Demikian juga sebaliknya, semakin rendah expected income maka akan semakin kecil pengeluaran konsumsinya.

d. Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk, akan berpengaruh pada pengeluaran konsumsi suatu masyarakat. Suatu perekonomian yang penduduknya relatif banyak, pengeluarannya untuk konsumsi pun akan lebih besar daripada perekonomian yang jumlah penduduknya sedikit, meskipun pendapatan nasional kedua masyarakat tersebut sama besarnya.

e. Pendapatan tertinggi yang pernah dicapai pada masa lampau
Pengeluaran konsumsi masyarakat dipengaruhi juga oleh tingkat pendapatan tertinggi yang pernah dicapainya.

f. Harapan/expectasi masyarakat akan adanya perubahan harga
Jika diperkirakan harga akan naik, maka masyarakat ada tendensi untuk menggunakan uangnya untuk membeli barang dan jasa, sekalipun pendapatan masyarakat tidak berubah. Maka dengan demikian fungsi konsumsi akan bergeser keatas.

g. Struktur Pajak
Pajak yang bersifat progresif dapat menyebabkan kenaikan fungsi konsumsi. Dan adanya perubahan struktur pajak akan mempengaruhi fungsi konsumsi masyarakat.

h. Sikap masyarakat terhadap kehematan (Attitude toward Thrift)
Fungsi konsumsi masyarakat yang sebenarnya, banyak dipengaruhi oleh kebiasaan dan tingkah laku masyarakat itu sendiri terhadap sifat hemat. Makin hemat suatu masyarakat, makin rendahlah MPC nya.Tingkah laku seseorang terhadap kehematan dipengaruhi oleh time-preference-nya, yaitu pemilihan waktu tentang konsumsi masyarakat yang lebih penting, antara konsumsi waktu sekarang dengan konsumsi waktu kemudian.

i. Selera
Perbedaan selera masyarakat dalam berkonsumsi akan berpengaruh terhadap fungsi konsumsinya. Bila masyarakat memiliki selera yang menurun dalam konsumsi, maka fungsi konsumsi jangka pendek bergeser ke bawah.

j. Faktor Sosial Ekonomi
Faktor sosial ekonomi misalnya; umur, pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, keadaan keluarga, ini akan berpengaruh pada pengeluaran konsumsinya, yang kemudian akan menyebabkan pergeseran fungsi konsumsi.

k. Keuntungan/kerugian kapital (Windfall Gain)
Keuntungan kapital, yaitu dengan naiknya keuntungan bersih dari kapital akan mendorong bertambahnya konsumsi, sebaliknya adanya kerugian kapital akan mengurangi konsumsi .
l. Tingkat Bunga (Rate of Interest)

Tingkat bunga akan berpengaruh terhadap besarnya tingkat konsumsi. Semakin tinggi tingkat akan cenderung mengurangi besarnya tingkat konsumsi masyarakat tersebut. Sedangkan semakin rendah tingkat bunga akan cenderung menaikkan tingkat konsumsi masyarakat tersebut.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/20/2019

Yuk Kita Kenal Tari Margapati

Yuk Kita Kenal Tari Margapati - Tari tunggal yang berasal dari daerah Bali ini merupakan salah satu tari Bali yang terkenal, baik di Nusantara maupun mancanegara diciptakan oleh I Nyoman Kaler pada tahun 1942. Tarian ini berasal dari asal-usul kata marga yang berarti ‘binatang’, sedangkan pati berarti ‘raja’. Tarian ini menggambarkan perilaku seekor raja hutan. Gerakannya didominasi oleh gerak terputusputus dan memiliki aksen gerak mata yang lincah seakan-akan mencari sesuatu.

Tari Margapati

Tari Margapati ini adalah buah karya dari Bapak Nyoman Kaler dan diciptakan pada tahun 1942. Jenis tari tradisional Bali yang dibawakan oleh penari terdiri dari :

  1. Tari Tunggal (Individu)
  2. Tari Berpasangan (Dua orang penari)
  3. Tari Berkelompok
  4. Tari Massal (Kolosal)

Tari Margapati ini merupakan salah satu contoh Tari Tunggal atau tari yang dibawakan oleh seorang penari. Tari tunggal khususnya pada Tari Margapati ini mempunyai beberapa tujuan tertentu bagi penarinya, antara lain :

  1. Menguji mental penari saat tampil di depan umum,
  2. Mengembangkan daya imajinasi, pengungkapan dan penguasaan diri sesuai dengan tema tari yang dibawakan,
  3. Mematangkan daya serap ilmu dan teknik menari, serta
  4. Menguji kualitas dan kemampuan estetika penari.

Tari ini berfungsi sebagai Tari Balih-balihan (Tari yang berfungsi sebagai tontonan/pertunjukan untuk pelengkap upacara yadnya di Bali).

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/15/2019

Ciri Khas Tari Bondan

Ciri Khas Tari Bondan  - Tari Bondan berasal dari Surakarta, Jawa Tengah. Tarian tersebut merupakan tari tunggal yang ditarikan oleh seorang gadis remaja yang membawa payung dan boneka. Tarian ini menggambarkan kasih sayang kakak terhadap adiknya. Sambil menari, penari tersebut menyanyi dan sekalisekali menari di atas kendi kosong. Pada akhir tarian, kenditersebut dipecahkan.

Tari Bondan Payung


Ada dua hal yang menjadi daya tarik dan keunikan padaTari Bunda. Pada tarian ini penari dituntut untuk mampu menyanyi di samping menguasai gerakan tariannya. Selain itu, terdapat gerakan berdiri di atas kendi yang sudah barang tentu memerlukan keseimbangan tubuh yang maksimal.

Tari Bondan ini mempunyai 3 ragam tarian yaitu Tari Bondan Cindogo, Tari Bondan Mardisiwi dan Tari Bondan Pegunungan atau Tari Bondan Tani. Setiap ragam dari Tari Bondan mempunyai ciri khasnya sendiri, salah satunya adalah narasi dalam tarian, properti yang dipakai, serta kostum yang dipakai. Namun masih tetap tidak meninggalkan ciri aslinya yaitu tarian yang melukiskan mengenai kasih sayang dari seseorang ibu pada anaknya. Tari Bondan Cindogo, tarian ini menceritakan kasih sayang ibu pada anaknya yang sudah meninggal sehingga nuansa sedihnya sangat terasa.

Untuk pertunjukan Tari Bondan Pegunungan ini sedikit berbeda dengan tari bondan cindogo dan juga mardisiwi. Dalam pertunjukannya, Tari Bondan Pegunungan ini menggambarkan perempuan desa di pegunungan atau di desa tani dalam menggarap ladang atau bertani. Setelah para penari menari menggunakan peralatan tani tersebut para penari kemudian melepas baju bertaninya dan menggantinya dengan baju yang digunakan dalam Tari Bondan. Kemudian para penari menari dengan gerakan pada Tari Bondan lainnya.

Ciri Khas Tarian Tari Bondan
Tarian tari Bondan memiliki ciri khas tariannya sendri yaitu:

  • mengenakan pakaian gadis seperti gadis desa
  • Menggendong tenggok
  • memakai Caping
  • Membawa alat pertanian

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/15/2019

Jenis Tari Menurut Fungsinya

Jenis Tari Menurut Fungsinya - Pertunjukan tari secara tidak langsung sebenarnya sering Anda saksikan dalam berbagai pentas seni. Media massa– seperti televisi, internet, koran, majalah, atau bahkan VCD –sering kali menampilkan pertunjukan seni. Dalam berbagai acara pun, pertunjukan tari sering ditampilkan, misalnya pada acara pernikahan. Tarian dalam prosesi pernikahan itu awalnya merupakan sebuah kebiasaan. Kebiasaan tersebut terdiri atas kegiatan simbolis kemasyarakatan dengan aturan tertentu yang dilakukan secara turun-temurun dan disepakati bersama sebagai bagian dari adat istiadat masyarakat setempat.

TARI


Tarian yang sering Anda lihat di sekitar Anda merupakan salah satu bagian dari serangkaian kegiatan seremonial dari upacara adat. Misalnya, saat menyambut kelahiran bayi, masa transisi remaja menuju dewasa, khitanan, pernikahan, atau upacara kematian. Tarian tertentu juga sering ditampilkan dengan tujuan bermacam-macam, seperti tarian upacara meminta hujan, tarian pada pesta panen, atau tarian lain yang terlihat seperti tarian bergembira. Tarian tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja yang menginginkannya.

Tari-tarian tradisional tanpa disadari telah menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat dan menjadi media untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungan.

Tarian tradisional juga menjadi bagian antarkomunitas yang berbeda tanpa membedakan agama, ras, dan golongan. Tarian tradisional dapat dengan mudah Anda temukan pada kegiatan kemasyarakatan yang bersifat sakral dan magis, seperti yang telah disinggung pada bagian awal pembahasan ini. Secara garis besar, tari tradisional Nusantara berdasarkan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat dikelompokkan menjadi tiga bagian besar, yaitu sebagai tari upacara, tari hiburan, dan tari pertunjukan.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/14/2019

“A Penny For Your Thought” Dalam Percakapan Bahasa Inggris

Percakapan merupakan proses komunikasi yang umum dilakukan dan akan menjadi sulit ketika percakapan dilakukan dengan bahasa yang berbeda dan tidak kamu mengerti. Untuk memecahkan persoalan tersebut, kamu membutuhkan bahasa internasional yang bisa dipahami oleh masing-masing pihak dan bahasa tersebut adalah bahasa Inggris.

Percakapan


Penggunaan bahasa Inggris untuk komunikasi secara internasional memang telah menjadi suatu keharusan. Didalam bahasa Inggris kamu dapat mengekspresikan apapun yang kamu maksud melalui berbagai kata atau kalimat. Salah satu yang bisa kamu gunakan saat berkomunikasi melalui bahasa Inggris yaitu idiom.

Idiom merupakan kumpulan kata yang menjadi suatu frase dan bisa menghasilkan suatu ungkapan tertentu. Ketika kamu mengartikan tiap kata dalam idiom tersebut, maka kamu akan menemukan arti yang aneh dan tidak masuk akal. Namun, ketika idiom tersebut diartikan bersamaan, maka kamu akan menemukan arti baru yang mengandung makna lain dari kata-kata tersebut.

Salah satu idiom yang biasa digunakan dalam percakapan bahasa Inggris singkat di kelas bimbingan Inggris bagi karyawan adalah A Penny For Your Thought. Jika diartikan per kata, maka kamu akan menemukan arti yaitu sebuah koin untuk pemikiranmu. Hal ini tentu tidak masuk diakal jika diartikan secara utuh begitu saja. Namun, ketika kamu mengetahui maksudnya, maka kamu akan mengerti bahwa idiom tersebut berarti sebuah cara halus jika kamu ingin menanyakan pendapat kepada seseorang. Momen ini biasanya terjadi ketika kamu berada dalam lingkungan formal dan membutuhkan pendapat namun ingin melakukannya dengan lebih sopan.

Penggunaan idiom tersebut sangat penting untuk kamu jika sedang berada dalam lingkungan formal tersebut. Namun, tak hanya itu, kamu juga akan mendapatkan perhatian khusus karena kemampuan bahasa Inggrismu terlihat pro karena penggunaan idiom tersebut. Jadi, janganlah ragu untuk menggunakan idiom selama berada dalam lingkungan yang tepat, ya! Kunjungi juga laman berikut https://www.ef.co.id/englishfirst/adults/centers/jakarta untuk mengetahui info lebih lanjut seputar tempat les bahasa Inggris terbaik di Jakarta, EF Adults. Semoga bermanfaat.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 3/28/2019
Back to top