w

Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah

Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah -  Seperti di Jawa Barat, unsur-unsur pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah sudah mulai ada sejak masa Perang Kemerdekaan. Di Jawa Tengah, pemberontakan DI/TII terjadi di berbagai daerah. Pada mulanya pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah dipimpin Amir Fatah. Gerakan Amir Fatah yang menamakan diri Majelis Islam bergerak di daerah Brebes, Tegal, dan Pekalongan. Setelah bergabung dengan Kartosuwirjo, Amir Fatah diangkat sebagai Komandan Pertempuran Jawa Tengah.

Ilustrasi


Sementara itu, di daerah Kebumen terjadi pemberontakan yang digerakkan Angkatan Umat Islam yang dipimpin Moh. Mahfudz Abdul Rachman (Kyai Somolangu). Pemberontakan ini dapat ditumpas dalam waktu tiga bulan. Sisa-sisa laskar yang lolos bergabung dengan DI/TII Kartosuwirjo.

Pada mulanya gerakan DI/TII di Jawa Tengah sudah mulai terdesak oleh TNI. Akan tetapi, pada bulan Desember 1951 mereka menjadi kuat kembali karena mendapat bantuan dari Batalyon 426. Batalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang memberontak dan menggabungkan diri dengan DI/TII. Kekuatan batalyon pemberontak ini dapat dihancurkan. Sisa-sisanya lari ke Jawa Barat bergabung dengan DI/TII Kartosuwirjo.

Sementara itu, di daerah Merapi dan Merbabu terjadi kerusuhan yang dilakukan gerakan Merapi Merbabu Complex (MMC). Gerakan ini dapat dihancurkan TNI pada bulan April 1952. Sisa-sisanya menggabungkan diri dengan DI/TII. Kekuatan DI/TII di daerah Jawa Tengah yang semula dapat dipatahkan justeru menjadi kuat lagi karena bergabungnya sisa-sisa Batalyon 426.

Untuk mengatasi pemberontakan itu, segera dibentuk pasukan Banteng Raiders. Pasukan itu kemudian mengadakan operasi kilat yang dinamakan Gerakan Banteng Negara (GBN). Pada tahun 1954, gerakan DI/TII di Jawa Tengah dapat dihancurkan setelah pusat kekuatan gerakan DI/TII di perbatasan Pekalongan-Banyumas dihancurkan.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/20/2018

Pemberontakan DI/TII di Aceh

Pemberontakan DI/TII di Aceh - Pemberontakan DI/TII di Aceh dipimpin oleh Tengku Daud Beureueh. Pemberontakan meletus karena kekhawatiran akan kehilangan kedudukan dan perasaan kecewa diturunkannya kedudukan Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan di bawah provinsi Sumatera Utara.

Ilustrasi


Semula Tengku Daud Beureueh adalah Gubernur Militer Daerah Istimewa Aceh. Ketika pada tahun 1950 kedudukan Aceh diturunkan dari provinsi menjadi karesidenan, Daud Beureueh tidak puaskarena jabatannya diturunkan. Pada tanggal 20 September 1953, Daud Beureueh mengeluarkan maklumat yang menyatakan bahwa Aceh merupakan negara bagian dari NII di bawah Kartosuwiryo. Setelah itu, Tengku Daud Beureueh mengadakan gerakan dan mempengaruhi rakyat melalui propaganda bernada negatif terhadap pemerintah RI.

Untuk menghadapi gerakan itu, pemerintah mengirim pasukan yang dilengkapi persenjataan lengkap. Setelah beberapa tahun dikepung, baru pada tanggal 21 Desember 1962 tercapailah Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh. Banyak dari gerombolan itu yang kembali ke pangkuan RI. Dengan demikian, pemberontakan DI/TII di Aceh dapat diselesaikan dengan cara damai. Pemimpin dari gerakan ini pun setuju untuk kembali ke pangkuan RI. Prakarsa penyelesaian di Aceh tersebut dipimpin oleh Kolonel
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/20/2018

Perbedaan Teori Belajar Deskriptif dan Teori Belajar Preskriptif


  1. Teori belajar adalah deskriptif karena tujuan utamanya menjelaskan proses belajar, sedangkan teori pembelajaran adalah preskriptif karena tujuan utamanya menetapkan metode pembelajaran yang optimal. 
  2. Teori pembelajaran preskriptif dimaksudkan untuk mencapai tujuan, sedangkan teori pembelajaran deskriptif dimaksudkan untuk memberikan hasil. Itulah sebabnya, variabel yang diamati dalam teori-teori pembelajaran yang perskriptif adalah metode yang optimal untuk mencapai tujuan. 
  3. Teori belajar menaruh perhatian pada hubungan di antara variabel-variabel yang menentukan hasil belajar atau bagaimana seseorang belajar.
  4. Teori pembelajaran menaruh perhatian pada bagaimana seseorang memengaruhi orang lain agar terjadi hal belajar atau upaya mengontrol variabel-variabel yang dispesifikasi dalam teori belajar agar dapat memudahkan belajar. 
  5. Teori perspektif adalah goal oriented (untuk mencapai tujuan), sedangkan teori deskriptif goal free (untuk memeriksa hasil).


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/02/2018

Sarana Sosialisasi Politik

Sarana Sosialisasi Politik - Menurut Gabriel A. Almond (2000), sosialisasi politik dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa. Sosialisasi politik juga dapat memelihara kebudayaan politik suatu bangsa dalam bentuk penyampaian kebudayaan itu dari generasi tua kepada generasi muda, serta dapat pula mengubah kebudayaan politik. Untuk dapat menyampaikan atau mentransmisikan pandangan, nilai, sikap, dan keyakinan-keyakinan politik diperlukan sarana atau agen-agen sosialisasi politik. Terdapat enam macam sarana atau agen sosialisasi, yaitu keluarga, kelompok bergaul atau bermain, sekolah, tempat kerja, media massa, dan kontak politik langsung.

Sarana Sosialisasi Politik

a. Keluarga
Keluarga merupakan lembaga pertama yang dijumpai oleh individu. Keluarga juga merupakan sarana bagi sosialisasi politik yang sangat strategis terutama untuk pembentukan kepribadian dasar serta sikap-sikap sosial anak yang nanti berpengaruh untuk orientasi politik. Pengalaman berpartisipasi dalam pembuatan keputusan keluarga dapat meningkatkan kompetensi anak. Pengalaman itu dapat juga memberi kecakapan-kecakapan untuk melakukan interaksi politik.

Keluarga memiliki peran penting dalam sosialisasi politik karena ada dua alasan, yakni sebagai berikut.
1) Hubungan yang terjadi di keluarga merupakan hubungan antar individu yang paling dekat dan memiliki ikatan yang erat sehingga efektif untuk menanamkan sikap dan nilai-nilai.
2) Keluarga merupakan lembaga yang pertama dan utama untuk menanamkan kepribadian anak sejak awal.

b. Kelompok Pergaulan
Kelompok pergaulan mampu menjadi sarana sosialisasi politik yang efektif setelah anak keluar dari lingkungan keluarga. Dalam kelompok pergaulan, seseorang akan melakukan tindakan tertentu karena teman-temannya di dalam kelompoknya melakukan tindakan tersebut.

Kelompok pergaulan menyosialisasikan anggota-anggotanya dengan cara mendorong atau mendesak mereka untuk menyesuaikan diri terhadap sikapsikap atau tingkah laku yang dianut oleh kelompok itu. Seseorang mungkin menjadi tertarik pada politik atau mulai mengikuti peristiwa-peristiwa politik karena teman-temannya berbuat demikian. Lingkungan kelompok pergaulan lebih luas dan menjadikan mereka memiliki pengalaman bersama karena kegiatan yang mereka lakukan. Pengalaman yang dimiliki oleh seorang anak seringkali tidak diperoleh dari keluarga.

c. Sekolah
Proses pendidikan politik sejak dari bangku sekolah merupakan usaha pemerintah memperkenalkan politik kepada masyarakat sejak dini. Sekolah berperan penting dalam sosialisasi politik. Sekolah memberi pengetahuan kepada para siswa tentang dunia politik dan peranan mereka di dalamnya. Sekolah juga memberikan pandangan yang lebih konkrit tentang lembaga-lembaga politik dan hubungan-hubungan politik. Anak belajar mengenal nilai, norma, dan atribut politik negaranya. Kegiatan sosialisasi politik melalui sekolah dapat berupa kegiatan intrakurikuler, upacara bendera, kegiatan ekstra, dan barisberbaris.

d. Tempat Kerja
Organisasi-organisasi formal atau informal yang dibentuk atas dasar pekerjaan juga dapat memainkan peran sebagai agen sosialisasi politik. Organisasi-organisasi tersebut dapat berbentuk serikat kerja atau serikat buruh. Dengan menjadi anggota dan aktif dalam organisasi tersebut mereka mendapat sosialisasi politik yang efektif.

Bagi para anggotanya, organisasi-organisasi tersebut dapat berfungsi sebagai penyuluh di bidang politik. Secara tidak langsung, para anggota akan belajar tentang berorganisasi. Pengetahuan tersebut akan bermanfaat dan berpengaruh ketika mereka terjun ke dunia politik. Individu-individu yang mempunyai pengalaman berorganisasi umumnya tidak akan canggung apabila suatu ketika terjun ke dunia politik. Misalnya, melakukan pertemuan dengan pejabat soal UMR, bermusyawarah dengan pimpinan perusahaan soal kesejahteraan, bahkan kegiatan demonstrasi yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

e. Media Massa
Media massa bagi masyarakat modern memberikan informasi-informasi politik yang cepat dan dalam jangkauan yang luas. Dalam hal itulang peranan penting.

Media massa juga merupakan sarana ampuh untuk membentuk sikap-sikap dan keyakinan-keyakinan politik. Melalui media massa, ideologi negarah, media mssa baik surat kabar, majalah, radio, televisi, maupun internet memega dapat ditanamkan kepada masyarakat, dan melalui media massa pula politik negara dapat diketahui oleh masyarakat luas.

f. Kontak Politik Langsung
Kontak politik langsung dapat berupa pengalaman nyata yang dirasakan oleh seseorang dalam kehidupan politik. Betapa pun positifnya pandangan terhadap sistem politik yang telah ditanamkan oleh keluarga atau sekolah, apabila pengalaman nyata seseorang bersifat negatif, maka hal itu dapat mengubah pandangan politiknya.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/02/2018

Sifat dan Tugas Rasul

Sifat dan Tugas Rasul - Sebagai utusan Allah untuk menyampaikan wahyu kepada umat, rasul memiliki sifat-sifat mulia dan agung. Sifat utama yang dimiliki itu adalah sidik, amanah, tablig dan fa¯anah.

Sidik artinya benar atau jujur. Artinya setiap rasul mempunyai sifat jujur dalam menyatakan suatu yang benar atau salah. Kejujuran itu dilakukan semata-mata karena ketaatannya kepada Allah Swt dan kecintaannya kepada umat manusia ungkapan yang dikatakannya tidak ada yang dusta atau mengandung hal-hal yang akan mencelakakan manusia. Kejujuran inilah yang menyebabkan rasul dapat dipercaya umatnya. Amanah maksudnya ialah kepercayaan yang dilimpahkan Allah Swt kepada rasul untuk menjadi penuntun manusia. Tak ada seseorang rasul pun yang berkhianat karena sifat khianat bertentangan dengan kedudukannya sebagai makhluk yang mulai dan utama.

Tablig berarti menyampaikan. Maksudnya rasul itu menyampaikan segala sesuatu yang diperintahkan Allah Swt untuk disampaikan kepada umat. Tidak ada satu pun yang disimpan atau disembunyikan (kitman), meskipun hal yang disampaikan itu pahit didengar orang. Fa¯anah artinya bijaksana. Seorang rasul harus memiliki sifat Fa¯anah sehingga ia akan mampu melaksanakan tugas dengan baik dan menyelesaikan setiap persoalan dengan baik pula.

Sebagai utusan dari Allah Swt, rasul-rasul itu mempunyai tugas-tugas khusus. Yaitu :
1) Mentauhidkan Allah Swt., sebagai Tuhan bagi seluruh makhluk yang ada di atas dunia. Rasul memiliki tugas untuk menjelaskan kebesaran Allah Swt di dalam berbagai aspeknya, termasuk mengenai ketinggian kadar- Nya, kekuasaan-Nya, kemuliaan-Nya, dan iradah-Nya. Rasul bertugas untuk menegaskan tentang kepercayaan manusia yang benar yaitu hanya mengabdi pada Tuhan (tauhid). Allah Swt berfirman :

Terjemah
“Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul pun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, Maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku”.” (Qs. Al-Anbiya : 25)

2) Memberikan kabar baik (basyir) dan ancaman (in©ar) kepada masingmasing umatnya. Kabar baik dan ancaman tersebut, ditujukan untuk mengajak manusia supaya memiliki moral yang baik, akhlak mulia, dan hidup beradab. Firman Allah Swt :
Terjemah
“Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaransebagai pembawa berita gembira  dan sebagai pemberi peringatan. dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan”. (Qs. Al-F±¯ir : 24).

3) Menerjemahkan pesan-pesan Allah sehingga ajaran itu menjadi rahmat bagi seluruh alam. Firman Allah Swt : 
Terjemah
“Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. (Qs. Al-Anbiya : 107)

Pesan-pesan itu kemudian dirumuskan dalam bentuk aturan-aturan  kehidupan manusia untuk dijadikan sebagai pedoman hidup dalam memelihara manusia dari hal-hal yang merugikan diri sendiri. Aturanaturan itu merupakan hukum dari Allah yang harus ditaati baik yang terkait dengan aturan pergaulan dengan sesama manusia (muamalah), perkawinan (munakahat), pidana (jinayah) maupun aturan lainnya.

4) Menjelaskan cara-cara kepada manusia untuk memuliakan dan membesarkan Allah Swt dalam bentuk kegiatan ibadah dan menjauhi larangan Allah serta perbuatan jahat. Rasul juga menjelaskan tentang pahala dan dosa.
Terjemah
“Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan yang Maha Esa dan Kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (Al-Baqarah : 133)
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 3/18/2018

Jumlah Nabi dan Rasul

Jumlah Nabi dan Rasul - Allah Swt dan Rasul-Nya mewajibkan kaum Mukmin untuk beriman para Nabi dan Rasul yang diutus sebelum Nabi Muhammad Saw. Namun, berapa jumlah persis mereka hanya Allah Swt yang mengetahui. Ada Nabi dan Rasul yang dikisahkan di dalam Al-Qur’an, dan ada pula yang tidak dikisahkan. Allah Swt berfirman, yang artinya:

Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu, rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.” [QS Al-Mukmin (40): 78]

Kewajiban seorang Muslim adalah mengimani (tanpa keraguan sedikitpun) terhadap Nabi dan Rasul yang nama dan kisahnya disebutkan di dalam Al-Qur’an dan hadis-hadis mutawatir. Al-Qur’an telah menyebut nama 25 Nabi dan Rasul, serta kisah-kisah mereka. Nama nama Nabi dan Rasul itu serta kisah-kisahnya wajib diimani dan dibenarkan.

Nama-nama Nabi dan Rasul yang disebutkan di dalam Al Quran adalah: Adam, Idris, Nuh, Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Yunus, Yusuf, Lu , Saleh, Hud, Dawud, Sulaiman, Ayyub, Musa, Harun, Syu’aib, Zulkifli, Ilyas, Zakaria, Yahya, Isa, dan Muhammad Saw. Di antara para Rasul tersebut ada yang termasuk dalam Ulul Azmi, yakni Nuh As, Ibrahim As, Musa As, Isa As, dan Muhammad Saw. Lima Nabi ini termasuk dalam Ulul Azmi karena keteguhan dan kesabaran hati mereka yang luar biasa.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 3/18/2018

5 Tipe Jam Tangan Casio G-Shock Terpopuler

Mayoritas orang pasti setuju kalau Casio merupakan salah satu merek jam tangan terpopuler di dunia. Brand jam tangan asal Jepang ini dikenal berkualitas dan memiliki berbagai varian jam tangan. Kita bisa menemukan berbagai produk jam tangan sesuai kebutuhan dan selera dari merek yang satu ini.

Casio G-Shock

Casio G-Shock menjadi salah satu seri jam tangan pria terpopuler yang diminati banyak orang. Karena tampilan seri jam tangan ini sangat sporty dan daya tahannya pun sangat baik. Lima tipe jam tangan Casio G-Shock berikut ini sangat populer dan masih terus diburu sampai saat ini:

Casio G-Shock GA 400GB
Jam tangan Casio G-Shock yang satu ini terbuat dari bahan resin berkualitas yang elastis dan nyaman. Tampilannya juga sangat menarik dan bisa menyempurnakan kesan maskulin. Casio G-Shock GA 400GB memiliki beberapa fitur sederhana yang dapat mendukung aktivitas kita, antara lain auto light switch dan selectable illumination duration. Jam tangan berkualitas yang satu ini bahkan tahan gelombang magnet dan tahan air hingga kedalaman 200 m. Sehingga kita bisa melakukan berbagai aktivitas olahraga air dengan leluasa saat menggunakan Casio G-Shock GA 400GB.

Casio G-Shock Yellow Resin Strap
Bagi kaum pria yang menyukai warna-warna cerah, Casio G-Shock Yellow Resin Strap bisa menjadi pilihan yang tepat. Jam tangan pria yang satu ini didominasi oleh warna kuning dan biru yang bernuansa dinamis. Selain pilihan warna yang menarik, varian G-Shock yang satu ini juga memiliki fitur penting lainnya seperti kalender, alarm, stopwatch, dan countdown timer. Sejumlah keunggulan tersebut masih dilengkapi dengan kemampuan tahan air hingga kedalaman 200 m.

Casio G-Shock GA 100L
Seri Casio G-Shock yang satu ini tak hanya dilengkapi oleh material berupa resin berkualitas. Lebih dari itu, Casio G-Shock GA 100L juga dibekali dengan kemampuan anti getar. Fungsi analog dan digital yang beroperasi secara bersamaan menjadi daya tarik Casio G-Shock yang satu ini. Semua fitur canggih pada Casio G-Shock GA 100L bisa kita nikmati dengan dukungan daya baterai mencapai 2 tahun. Penampilan kita pun akan tampak lebih menarik dan sporty dengan jam tangan yang satu ini.

Casio G-Shock GAX 100MA
Kalau kita ingin menggunakan jam tangan dengan paket fitur serba lengkap, kita bisa mengandalkan Casio G-Shock GAX 100 MA. Jam tangan berbahan dasar resin ini memiliki berbagai fitur berkualitas seperti alarm, termometer, pengatur zona waktu, kalender, dan lainnya. Kualitas mineral glass pada bezel Casio G-Shock GAX 100 MA membuatnya jadi tampak lebih istimewa dan memiliki daya tahan tinggi. Tak mengherankan bila jam tangan Casio G-Shock yang satu ini sering menjadi andalan para atlet.

Casio G-Shock GST S100G
Casio G-Shock GST S100G dibekali dengan mesin berteknologi Japan Quartz Movement. Produk andalan Casio yang satu ini memiliki diameter 44 mm dan cocok sebagai aksesori pria modern. Perpaduan bahan resin dan stainless steel membuat jam tangan ini tampak semakin kokoh dan maskulin. Garansi mesin internasional selama 1 tahun akan menjadi jaminan mutu bagi kita bila memiliki seri jam tangan Casio G-Shock yang satu ini.

Kelima jam tangan unggulan Casio G-Shock tersebut bisa kita pesan sekarang juga di MatahariMall. Karena MatahariMall adalah toko online terpercaya yang menyediakan beragam produk orisinal yang berkualitas. Tinggal klik website-nya untuk mencari tahu aneka jam tangan Casio G-Shock unggulan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 3/12/2018
Back to top