Sebab-sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang

Sebab-sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang  - Perilaku menyimpang dari sudut pandang kriminologi ada 2 macam, yaitu:

Sebab-sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang
a. Teori Pengendalian
Pengendalian dari dalam berupa norma yang dihayati dan nilai yang dipelajari seseorang. Pengendalian dari luar berupaya imbalan sosial terhadap konformitas dan sanksi hukuman terhadap penyimpangan.

Dalam masyarakat konvensional, ada empat hal yang mengikat individu terhadap norma masyarakatnya.
  1. Kepercayaan, mengacu pada norma yang dihayati.
  2. Ketanggapan, yakni sikap tanggap seseorang terhadap pendapat orang lain.
  3. Keterikatan (komitmen), berhubungan dengan berapa banyak imbalan yang diterima seseorang atas perilakunya yang konformis.
  4. Keterlibatan, mengacu pada kegiatan seseorang dalam berbagai lembaga masyarakat seperti sekolah dan organisasi-organisasi masyarakat.


b. Teori Konflik
Dalam teori ini terdapat dua macam konflik sebagai berikut.
  1. Konflik budaya, terjadi apabila dalam suatu masyarakat terdapat sejumlah kebudayaan khusus yang masing-masing cenderung tertutup sehingga mengurangi kemungkinan timbulnya kesepakatan nilai. Masing-masing kelompok menjadikan norma budayanya sebagai peraturan resmi. Orang-orang yang menganut budaya berbeda dianggap sebagai penyimpangan.
  2. Konflik kelas sosial, terjadi akibat suatu kelompok menciptakan peraturan sendiri untuk melindungi kepentingannya. Mereka yang menentang hak-hak istimewa kelas atas dianggap mempunyai perilaku menyimpang sehingga dicap sebagai penjahat.

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 12/16/2017

Ditulis Oleh : Budi OryzaSativa ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Sebab-sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Posting Komentar

Back to top