Pengertian Konseling

Pengertian Konseling - Shertzer dan stone, setelah menyitir delapan definisi konseling secara kronologis, sampai menemukan beberapa perbedaan sangat jelas di antara definisi-definisi, yang disadur, sebagai berikut:

Pengertian Konseling

  1. Definsi yang mula-mula, awal, memberi penekanan pda hal ikhwal kognitif (melakukan penafsiran fakta-fakta) sedangkan definisi trbaru menekankan pengalaman afektif (memberi makna pribadi bagi tingkah laku) di samping dimensi-dimensi kognitif.
  2. Definisi-definisi awal memperkenalkan konseling sebagai hubungan "empat mata" (Satupersatu) sedangkan definisi mutakhir lazim mengacu pada adanya lebih dari dua konseling.
  3. semua definisi menegaskan bahwa konseling adalah suatu proses. Proses (sejumlah fenomena yang menunjukkan perubahan terus menerus sepanjang waktu) menegaskan bahwa konseling bukanlah suatu kejadian tuggal melainkan melibatkan tindakan-tindakan beruntun dan berlangsung maju-berkelanjutan ke arah suatu tujuan.
  4. Definisi-definisi umumnya menetapkan bahwa konseling adalah suatu saling hubungan dan bahwa hubungan itu ditandai oleh kehangatan, suasana pembolehan (permissiveness), pemahaman, penerimaan, dan sebagainya.
  5. Beberapa definisi melukiskan pula para partisipan: konselor sebagai seorang profesional atau sebagai lebih "dewasa" atau sebagai lebih matang atau memiliki pengetahuan khusus; klien sebagai bermsalah, mengalami kecemasan, merasa terganggu, atau mengalami frustasi.
  6. Sebagian besar definisi menunjukkan bahwa pengaruh, hasil, konseling adalah peningkatan atau perubahan tingkah laku.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 11/16/2014

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Pengertian Konseling yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top