Dampak Perubahan Litosfer terhadap Kehidupan

Dampak Perubahan Litosfer terhadap Kehidupan - Perubahan litosfer yang akan dibahas di sini adalah perubahan yang mengarah kepada kerusakan di muka bumi yang dinamakan juga sebagai degradasi. Degradasi adanya penurunan kualitas maupun pe rusakan yang terjadi pada lahan.

Dampak Perubahan Litosfer terhadap Kehidupan

Penebangan hutan yang semena-mena merupakan penyebab utama degradasi lahan. Selain itu, tidak terkendali dan terencananya pe nebangan hutan secara baik merupakan bahaya ekologis yang paling besar.

Selain penebangan hutan, degradasi lahan juga diakibatkan oleh adanya erosi yang memiliki beberapa akibat buruk. Pertama, penurunan kesuburan tanah, dan kedua, menurunnya produksi sehingga akan mengurangi pendapatan petani. Erosi tanah dapat terjadi karena adanya curah hujan yang tinggi, vegetasi penutup lahan yang kurang, kemiringan lereng yang curam, dan tata guna lahan yang kurang tepat. Pendangkalan sungai untuk mengalirkan air juga berkurang dan menyebabkan bahaya banjir. Pen dangkalan saluran pengairan mengakibatkan naiknya dasar saluran sehingga mengurangi luas lahan pertanian yang mendapat aliran irigasi.

Kerusakan sumber daya air selain oleh banjir dan erosi juga terjadi akibat kekeringan dan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Kerusakan sumber daya tanah dan air merupakan masalah yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Kedua sumber daya tersebut memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan makhluk hidup di permukaan bumi.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 11/22/2017

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Dampak Perubahan Litosfer terhadap Kehidupan yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Posting Komentar

Back to top