Inilah Cara Pengendalian Motivasi

Inilah Cara Pengendalian Motivasi - Bila kita memiliki pengetahuan yang cukup, keterampilan yang memadai, serta kemampuan mengenal diri secara baik, maka kita dapat menentukan sendiri apa yang harus dilakukan. Motivasi pada diri kita akan menjadi bagian dari kehidupan kita untuk melakukan, mengembangkan serta mengendalikan diri mau kemana kita akhirnya.

Inilah Cara Pengendalian Motivasi

Bagi anak usia sekolah sesuai dengan tugas perkembangan psikologisnya, maka pada usia anak usia ini mereka justru sedang menikmati apa yang ada lingkungannya, pilihan-pilihan dilakukan atas dasar kemasan yang tanpak di depan maka bukan semata karena hakiki apalagi fungsinya untuk diri dan masa depan anak. Namun demikian lambat laun usia sekolah sampai pada jenjang yang lebih tinggi baik itu pada usia SLTP SLTA apalagi perguruan tinggi maka pengenalan terhadap diri sendiri semakin membaik.

Dalam mengenal diri pada anak usia sekolah inilah, maka memberikan pengertian tentang hal-hal yang harus dilakukan, dipilih dan dihindari harus diberikan pada anak usia sekolah. Ini adalah bagian dari pekerjaan memotivasi anak untuk melakukan sesuatu tepat untuk dirinya. Karena motivasi ini sangat berfungsi bagi kegiatan anak itu sendiri. 

Baca Juga

Bila satu tindakan memang akan memberi manfaat baik untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain, maka hal itu pantas dilakukan pertimbangan-pertimbangan seperti inilah yang harus diberikan pada anak ketika ia ingin melakukan sesuatu. Pada bagian berikutnya bahwa tindakan atau perbuatan yang akan dilakukan itu beresiko pada perbuatan berikutnya, apakah utu untuk menjadikan diri menjadi pintar, menjadi orang terkenal, atau menjadi berprestasi dalam belajar, maka pertimbangan pertimbangan ini harus diberikan disampaikan kepada anak sebelum ia menentukan kemana arah tindakan yang ia lakukan. 

Dan terakhir adalah berbagai kemunkinan untuk melakukan tundakan harus disusun, dibuat pilihan-pilihan, dan pada gilirannya cari tindakan yang munkin untuk dilakukan, pertimbangan norma yakni tidak melanggar adat, hukum, agama sangat penting. Kegiatan menyeleksi perbuatan yang akandilakukan sangat penting, khususnya, melihat resiko yang akan terjadi, apakah itu resiko negative atau juga keminkinan kebaikan yang akan diperoleh. Jadi semua tindakan yang akan dilakukan pasti memiliki resiko walau sekecil apapun tindakan tersebut.

Dalam menetapkan tindakan tentu sekali lagi seseorang harus diberdayakan untuk menyususn sendiri pilihan-pilihan yang akan dilakukan, tentu hal ini sesuai dengan tugas perkembangan psikologisnya. Oengendalian dirinya untuk menentukan tindakan sangat penting, yang pada gilirannya ia akan menayagunanakan motivasi dari dalam dirinya. 

Baca Juga

Jadi pertimbangan bukan lebih mempertimbangkan dari luar. Dalam hal ini tentang perbedaan motivasi dari dalam dan dari luar dijelaskan sebagai berikut: motivasi ekstrinsik adalah melakukan sesuatu untuk mendapatkan yang lain (cara untuk mencapai tujuan). Motivasi intrinsik adalah motivasi internal untuk melakukan sesuatu demi sesuatu itu sendiri (tujuan itu sendiri). 

Mengendalikan tindakan itu berarti membekali diri dengan berbagai pengetahuan dan ketarampilan yang ada gilirannya mampu member pertimabngan sendiri apa yang harus dilakukan. Beberapa tahapan yang juga harus dipertimbangkan dalam mengambil tindakan ini disebut dengan proses yang menggambarkan motivasi itu berperan dalam diri kita. Pross motivasi itu tiga langkah yaitu: 

  • Adanya suatu kondisi yang terbentuk dari tenaga-tenaga pendorong (desakan,motif, kebutuhan dan keinginan) yang menimbulkan suatu ketegangan atau tension.
  • Berlangsungnya kegiatan atau tingkah laku yang di arahkan kepada pencapaian sesuatu tujuan yang akan mengendalikan atau menghilangkan ketegangan.
  • Pencapaian tujuan dan berkurannya tau hilangnya ketegangan. 


Pada setiap proses tersebut, seseorang harus selalu diberi kondisi yang baik, artinya ia jangan sekli sekali melakukan sesuatu atas dasar tekanan, atau tuntutan yang berlebihan. Suasana yang nyaman, dengan cara seperti itu motivasi dapat dikelola dikendalikan dan diarahkan sesuai dengan yang diinginkan oleh pendidik, oleh orang tua, oleh lingkungan dan sesungguhya untuk masa depan anak itu sendiri.

Memberi tahu kepada anak, apa dasar melakukan belajar, mengapa ia harusmelakukan itu, adalah satu hal yang sangat penting. Anak harus belajar dan harus mengerti mengapa harus belajar. Maka menyadarkan atau meyakinkan anak akan arti terdidik bagi kedudukan orang orang dalam masyarakat, menyadarkan atau meyakinkan akan manfaat bahan-bahan pelajaran yang disajikan oleh sekolah bagi kehidupannya kelak sesuadah meninggalkan sekolah dan sebagainya merupakan usaha-usaha memotivasikan tindakan belajar si anak.

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 8/08/2017

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Inilah Cara Pengendalian Motivasi yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Posting Komentar

Back to top