Daya Listrik

Daya Listrik - Manusia membuat pesawat digunakan untuk mempermudah dan mempercepat penyelesaian pekerjaan. Usaha yang dilakukan sebuah pesawat atau mesin tiap sekon disebut kecepatan usaha atau daya. Satuan daya dalam SI adalah joule/sekon = watt.

Daya Listrik


Pada umumnya ukuran-ukuran alat-alat listrik dinyatakan dengan daya dan tegangannya. Misalnya lampu pijar berukuran 50 watt, 220 volt, setrika listrik 300 watt, 220 volt dan lainlain. Lampu pijar 50 W, 220 V dapat menyala pada daya maksimum atau di bawahnya, daya maksimum lampu tersebut 50 W tercapai ketika tegangannya 220 V. Jika lampu 50 W, 220 V dipasang pada tegangan di bawah 220 V, lampu menyala pada daya di bawah 50 W, dan jika dipasang pada tegangan di atas 220 V, lampu menyala beberapa sekon kemudian mati.

Lampu 50 watt tiap sekon mengubah 50 joule energi listrik menjadi energi cahaya. Oleh sebab itu bola lampu 75 watt lebih terang dari bola lampu 50 watt bila dipasang pada tegangan yang sesuai karena energi cahaya pada lampu 75 watt lebih besar dari energi cahaya pada lampu 50 watt.

Pesawat televisi pun dapat dinyatakan dengan dayanya. Misalnya ada pesawat televisi yang mempunyai daya 20 watt, yang berarti tiap detik mengubah energi listrik sebesar 20 joule menjadi energi cahaya dan energi bunyi serta energi kalor. Seterika listrik mempunyai daya 500 watt artinya energi panas yang dihasilkan seterika itu tiap detik 500 joule. 

Karena daya menyatakan energi per satuan waktu, maka energi dapat dinyatakan dengan daya kali waktu (W= P.t). Energi listrik di rumah-rumah sering dinyatakan dalam kWh. Dalam sistem cgs satuan erg/detik sebagai satuan daya yang tidak perlu diberi nama lain. Motor untuk pompa air, motor mobil dengan bahan bakar solar maupun bensin dayanya dinyatakan dengan sekian HP atau sekian PK (HP=hourse power, PK = paardekracht), dalam bahasa Indonesia adalah daya kuda.

Contoh:
Mesin Honda berkekuatan 5 PK artinya mesin tersebut mempunyai daya 5 × 736 watt atau 3 kali kekuatan kuda.
Mesin ini menghasilkan tenaga 3680 joule tiap sekon. Satuan HP atau PK pertama kali dikemukakan oleh penemu mesin uap James Watt, berkebangsaan Inggris. Satuan PK dan HP tidak digunakan dalam ilmu pengetahuan, tetapi dalam perdagangan dan teknik masih digunakan.


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 10/24/2016

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Daya Listrik yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top