Folklor: Pertanyaan Tradisional

Folklor: Pertanyaan Tradisional - Di Indonesia, pertanyaan tradisional lebih dikenal dengan sebutan teka-teki. Pertanyaan tradisional mempunyai jawaban yang khusus. 

Folklor Indonesia

Pertanyaan dibuat sedemikian rupa sehingga jawabannya sukar, bahkan seringkali juga harus dapat dijawab setelah mengetahui lebih dahulu jawabannya. Pertanyaan tradisional menurut Robert A. Georges dan Alan Dundes, sebagaimana dikutip James Danandjaja, dapat digolongkan ke dalam dua kategori umum sebagai berikut.
  1. Teka-teki tidak bertentangan (nonoppositional riddles)
  2. Teka-teki bertentangan (oppositional riddles) Contoh pertanyaan tradisional dari Sunda berupa teka-teki.


Dalam masyarakat Sunda, teka-teki ini disebut tatarucingan. Berikut adalah contoh tatarucingan.
  1. Dipencet bujal kaluar tina huluna? Odol. (Dipencet tengahnya keluar dari ujungnya? Pasta gigi)
  2. Nu handap peupeuredeuyan nu luhur engguk-enggukan? Nu ngaragaji. (Yang bawah mendongak-dongak yang di atas menganggukangguk? Menggergaji)

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/24/2016

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Folklor: Pertanyaan Tradisional yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top