Pengertian Bahasa

Pengertian Bahasa - Bahasa merupakan salah satu unsur budaya dan simbol bagi manusia dalam berkomunikasi. Melalui bahasa, manusia dapat menyampaikan atau menerima berbagai pesan, baik untuk dirinya maupun untuk orang lain. Bahasa dalam lingkup yang luas tidak hanya tertuju pada bahasa lisan atau tertulis.

Bahasa 

Secara sederhana, bahasa dapat diartikan sebagai suatu sistem lambang terorganisasi yang disepakati secara umum dan merupakan hasil belajar yang digunakan untuk menyajikan pengalamanpengalaman dalam suatu komunitas. Bahasa merupakan alat utama penyaluran kepercayaan, nilai, dan norma, termasuk seni dan religi. Bahasa adalah alat untuk berinteraksi dengan orang lain dan sebagai alat bantu berpikir.

Bahasa erat hubungannya dengan budaya mengingat bahasa erat kaitannya dengan pola pikir suatu masyarakat. Artinya, bahasa memegang peranan yang sangat penting di dalam proses berpikir dan kreativitas setiap individu.
Bahasa bersifat simbolis, artinya suatu kata mampu melambang kan arti apapun. Melalui bahasa terjadi pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Misalnya, seorang pelukis di Bali membimbing muridnya cara melukis wayang dengan menggunakan bahasa Bali. Demikian pula, para kyai di pesantren mengajarkan seni membaca al Quran dengan bahasa Arab dan bahasa daerah setempat. Meskipun dengan menggunakan bahasa Indonesia pun sebenarnya bisa. Hal tersebut merupakan bagian dari pewarisan budaya bahasa, seni, dan religi sekaligus.

Menurut Koentjaraningrat, bahasa merupakan sistem perlambangan manusia, baik dengan lisan maupun tertulis untuk berkomunikasi dengan yang lain. Hakikat bahasa dapat dilihat dari dua sudut pandang, yaitu hakikat wujud atau substansi dan hakikat fungsi. Hakikat substansi terdiri atas dua unsur, yaitu unsur bersifat bunyi-bunyi bahasa sistematis yang dihasilkan dengan menggunakan alat-alat ucap, dan unsur segala sesuatu yang dapat di nyatakan oleh manusia melalui pikiran, perasaan, kemauan, kenyataan tentang dunia, peristiwa, serta segala pengalaman manusia dalam kehidupannya. Walaupun kedua unsur tersebut secara eksistensial dapat dibedakan, keduanya senantiasa dalam kesatuan. Keberadaannya dalam satu kesatuan ini yang dipahami sebagai suatu bahasa.

Sementara fungsi bahasa adalah sebagai alat untuk berkomunikasi dalam masyarakat. Dalam pengertian yang luas, komunikasi adalah suatu proses penyampaian maksud atau amanat kepada orang lain dengan menggunakan saluran tertentu. Kata-kata kunci dalam pengertian komunikasi adalah proses, maksud atau amanat orang lain, dan saluran. Pengertian komunikasi sebagai suatu proses yang berarti aktivitas komunikasi itu bersifat dinamis.

Maksud atau amanat komunikasi bisa berupa informasi tentang fakta, peristiwa, nilai, pendapat, etika, dan keinginan. Orang yang ingin menyam paikan gagasan atau amanat bisa disebut komunikator. Adapun orang yang mendengarkan atau membaca disebut komunike atau lawan tutur, yaitu subyek yang dimaksudkan untuk menerima maksud atau amanat komunikasi. Komunikator disebut juga sebagai sender dan komunike sebagai receiver. Kedua pemeran komunikasi itu memiliki peranan yang penting dalam sebuah peristiwa komunikasi.

Oleh karena itu, agar komunikasi dapat berlangsung dengan lancar, keduanya harus bekerja sama dan mengetahui siapa yang menjadi lawan tuturnya itu, baik secara fisik, psikologis, maupun sosiologis.

Jadi, fungsi bahasa yaitu:
1. simbol atau lambang dari suatu hasil budaya di suatu daerah;
2. alat berinteraksi atau berkomunikasi;
3. alat untuk menyalurkan kepercayaan, nilai, dan norma;
4. alat untuk berpikir;
5. pedoman untuk melihat kenyataan di masyarakat.

Selain itu, bahasa dapat juga berperan sebagai alat untuk pelestarian dan pewarisan budaya. Melalui bahasa, orang dapat meneruskan atau menerima keterangan-keterangan secara simbolis sehingga dapat menjadi pewaris dari suatu kebudayaan yang kaya dan beranekaragam. Melalui penguasaan bahasa pula, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diikuti serta dikembangkan.

miliki bahasa atau dialek tersendiri sehingga beberapa kata yang dengan simbol daerahnya masing-masing. Bahasa yang dimiliki oleh setiap suku bangsa yang ada di Indonesia merupakan satu ciri khas dan bentuk keragaman dari suku-suku bangsa yang ada di seluruh Indonesia. Contohnya, jika di daerah yang berbahasa Sunda gedang sama dengan pepaya, di daerah Cirebon yang bahasanya campuran antara bahasa Jawa dan Sunda, ge dang adalah pisang. Jadi, makanan penutup dengan ge’dang di daerah Cirebon sama dengan pisang. Lain lagi di daerah Betawi, jika seseorang ingin menikmati ketoprak, yang akan didapatkannya adalah sebuah hidangan makanan. Jika di wilayah Jawa Timur atau Jawa Tengah, seseorang akan menik mati hidangan seni drama yang penuh dengan lawakan, komedi, atau humor.

Dari contoh tersebut, dalam kehidupan sehari-hari penggunaan bahasa yang baik dan benar serta logat atau dialek yang sesuai kaidahnya harus diterapkan. Jika tidak, akan memunculkan kesalahpahaman. Bahasa Indonesia harus dikuasai sebagai bahasa persatuan untuk membantu rakyat Indonesia dalam berkomunikasi dengan suku bangsa lain di Indonesia. Bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai alat pemersatu suku bangsa yang ada di Indonesia. Bahasa daerah yang ada di Indonesia dapat membuat sosialisasi dengan suku yang bahasanya kita kuasai menjadi lebih mudah dan orang dari suku tersebut merasa dihargai karena bahasanya dapat dipahami dan digunakan oleh orang dari suku lain. Sementara itu, mampu menguasai bahasa asing, seperti bahasa Arab, Inggris, dan Jepang membantu dalam mengembangkan sosialisasi dengan rakyat dari berbagai negara yang dapat mem bantu seseorang dalam berbagai hal, seperti karier, bisnis atau usaha, politik, dan sosial. Oleh karena itu, mempelajari berbagai bahasa baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri tidak akan rugi. Berkomunikasi dengan bahasa yang sedang dipelajari jangan mem buat seseorang juga berlebihan dalam menggunakannya yang berakibat pada terlupakannya bahasa induk atau bahasa daerah yang akhirnya dapat menghilangnya ragam bahasa daerah.

Hal inilah yang sedang terjadi pada masyarakat, banyak anak yang sejak kecil diperkenalkan dengan bahasa asing dengan alasan untuk mempermudah dalam memahami dan melanjutkan sekolah. Namun jika anak tersebut tidak diperkenalkan bahasa induknya sehingga warisan budaya yang tersimpan melalui bahasa, lama kelamaan kan dilupakan oleh generasi penerus. Saat ini, kebutuhan akan penguasaan bahasa asing disesuaikan dengan tuntutan pekerjaan. Negara-negara yang bahasanya dipelajari menjadi incaran orangorang yang mempelajari bahasa negara-negara tersebut, karena di negara-negara tersebut banyak tersedia lahan untuk bekerja.

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 2/03/2016

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Pengertian Bahasa yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

1 komentar:

Poskan Komentar

Back to top