Tipe-Tipe Organisasi Sosial

Tipe-Tipe Organisasi Sosial - Organisasi sosial dapat dibedakan menjadi organisasi formal dan organisasi informal.

Tipe-tipe Organisasi Sosial


  • Organisasi Formal

Organisasi formal ditandai adanya wewenang dan tanggung jawab yang tegas sebagai pedoman pelaksanaan organisasi tersebut. Kedisiplinan anggota dalam organisasi diukur dengan kepatuhannya terhadap peraturan-peraturan resmi.

Jadi, organisasi formal diartikan sebagai organisasi yang berusaha mencapai tujuan dengan mengikuti ketentuanketentuan resmi (formal). Organisasi formal memiliki ciri-ciri khusus, yaitu terdapat :
1) pola komunitas yang relatif mapan;
2) disiplin kerja yang diatur secara resmi;
3) pengorganisasian yang jelas;
4) kekhususan keahlian;
5) tujuan yang terencana dengan jelas.


  • Organisasi Informal

Organisasi informal adalah organisasi yang mencapai tujuannya dengan melakukan hubungan antaranggotanya atas dasar hubungan pribadi tanpa menurut ketentuan formal.

Dasar kedisiplinan anggota organisasi diukur dari kesadaran pribadi terhadap upaya pencapaian tujuan organisasi. Adapun ciri-ciri organisasi informal, yaitu :
1) hubungannya bersifat informal;
2) anggotanya berjumlah relatif kecil;
3) pembentukan organisasinya didasarkan atas kepentingan bersama;
4) adanya kegemaran yang relatif sama di luar organisasi;
5) disiplin kerjanya didasarkan atas kesadaran pribadi.

Banyaknya atau tidak terbatasnya keterlibatan anggota menyulitkan organisasi ini dalam mengambil keputusan. (26)
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 10/31/2015

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Tipe-Tipe Organisasi Sosial yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top