Pengertian Sistem Rangka

Sistem rangka manusia merupakan endoskeleton yang berada di dalam tubuh, berbeda dengan eksokeleton pada seranggga yang berada di luar tubuh. Sistem rangka manusia terbuat dari kartilago atau tulang rawan dan tulang kompak. Tulang-tulng tersebut terhubung satu sama lain dengan sendi, dimana ligamen melekatkan tulang tersebut (Bresnick 2003,133).
Sistem rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Sistem rangka pada umumnya dibagi menjadi 3 tipe: eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ lainnya. Rata-rata manusia dewasa memiliki 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat bervariasi antara individu (Alvyanto 2010).
 
Tulang merupakan organ yang sangat keras yang berfungsi sebagai alat gerak, penyokong tubuh, tempat melekatnya otot, dan melindungi organ yang lunak. Terdiri atas senyawa kalsium klorida (CaCl2), kalsium fosfat (Ca2PO4), magnesium klorida (MgCl2), barium klorida (BaCl2) dan barium sulfat (BaSO4) (Astuningsi 2006, 175)
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 7/26/2012

Ditulis Oleh : Budhii Yanto ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Pengertian Sistem Rangka yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top