Mengembangkan Sikap Toleransi dan Empati terhadap Kemajemukan

Mengembangkan Sikap Toleransi dan Empati terhadap Kemajemukan - Multikulturalisme merupakan suatu konsep keanekaragaman budaya dan kompleksitas kehidupan di dalamnya. Multikulturalisme mengajak masyarakat dalam arus perubahan sosial, sistem tata nilai kehidupan yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan perdamaian bukan konflik atau kekerasan meskipun terdapat perbedaan sistem sosial di dalamnya.

Mengembangkan Sikap Toleransi dan Empati terhadap Kemajemukan

Multikulturalisme bertujuan untuk meredam konflik dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan agama. Multikulturalisme mendukung kekayaan budaya, potensi-potensi pengembangan, dan kemajuan melalui ide keanekaragaman kebudayaan yang sejalan dan mendukung berlakunya demokrasi dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Suparlan, multikulturalisme adalah sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan adanya perbedaan dalam kesederajatan, baik secara individual maupun secara kebudayaan. Multikulturalisme mengakui adanya politik universalisme yang menekankan pada harga diri manusia serta hak dan kewajiban yang sama. Multikulturalisme tidak membedakan adanya warga kelas satu, kelas dua, dan sebagainya.

Masyarakat multikultural tidak bersifat homogen, namun memiliki karakteristik heterogen di mana pola hubungan sosial antarindividu di masyarakat bersifat toleran dan harus menerima kenyataan untuk hidup berdampingan secara damai satu sama lain meskipun dengan perbedaan-perbedaan yang melekat. Jadi, multikulturalisme merupakan suatu konsep yang ingin membawa masyarakat dalam kerukunan dan perdamaian, tanpa adanya konflik dan kekerasan, walaupun di dalamnya ada bermacam-macam perbedaan yang kompleks.

Multikulturalisme merupakan suatu strategi dari integrasi sosial di mana keanekaragaman budaya diakui dan dihormati sehingga dapat difungsikan secara efektif dalam menengahi setiap isu sparatisme dan integrasi sosial. Semangat kemanunggalan atau ketunggalan bukan faktor yang paling potensial melahirkan persatuan kuat. Akan tetapi, pengakuan adanya pluralitas akan lebih menjamin terwujudnya persatuan menuju pembaruan sosial yang demokratis.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 5/28/2016

Ditulis Oleh : Budianto SPd ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Mengembangkan Sikap Toleransi dan Empati terhadap Kemajemukan yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top