Teori Asal-usul Kehidupan

Teori-teori asal-usul KehidupanAda beberapa teori tentang asal-usul kehidupan yang sama-sama kita pelajari baik itu di tingkat SMA maupun di tingkat universitas. Menurut John W. Kimball (2002, 812) ada beberapa teori asal-usul kehidupan yaitu:

salah satu teori dari para tokoh

  • Teori Kozmozoa

Teori ini mengenai asal-usul kehidupan ini memang dalam ruang lingkup penelitian ilmiah. Teori ini menerangkan adanya kehidupan di bumi kita dengan mengandai kehidupan dibawa kemari dari tempat lain di alam semesta, boleh jadi tergabung dalam meteorit yang jatuh. Beberapa meteorit memang mengandung molekul-molekul organic itu dari angkasa luar tidak sama dengan datangnya kehidupan dan sekalipun kehidupan itu dapat menahan kekerasan ruangan antarplanet dan perjalanan kasar melalui atmosfer bumi. Teori Kozmozoa itu sebenarnya tidak menjawab pertanyaan dasar kita. Teori hanyalah menjauhkannya dari planet ini ke suatu lokasi lain.

  • Teori Generatio Spontanea

Sampai sekitar seratus tahun yang lalu, secara umum dipercayai bahwa kehidupan dapat timbul dengan sendirinya dari benda tidak hidup. Akan tetapi dengan banyak ilmuwan dan kemajuan ilmu Biologi, orang juga mulai meragukan kemungkinan adanya generatio spontanea. Pada tahun 1668, seorang dokter Italia yang bernama Francesco Redi melakukan percobaan yang menunjukka bahwa ulat tidak timbul dengan sendirinya pada daging yang membusuk melainkan berasal dari telur lalat. Tentu saja makhluk-makhluk renik ini, yang begitu tiba-tiba muncul pada makanan yang membusuk dan sebagainya timbul dengan sendirinya. Pendeta berkebangsaan Italia, Lazzaro Spallanzani, mencoba memperlihatkan bahwa mikroorganisme tadi tidak dengan cara demikian munculnya. Ia mendidihkan kaldu gizi dalam labu kemudian menutupnya rapat-rapat sehingga tidak dimasuki apa pun dari luar. Kaldu itu tetap bening dan steril.

Akhirnya, seratus tahun yang lampau yang membuat orang-orang skpetis itu terbungkam yaitu Louis Pasteur, ahli biokimia dan mikrobiologi dari Perancis. Dia juga mendidihkan labu berisi kaldu, tetapi leher labu bukannya ditutup rapat-rapat melainkan dibentuknya seperti hurus S sehingga ujungnya tetap terbuka. Sekarang udara segar dapat mencapai bagian dalam labu itu tetapi, Pasteur berpendapat bakteri atau leher labu yang panjang. Ternyata seperti biasnya kalau tetap steril sampai beliau mengalirkan kaldu
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 4/08/2013

Ditulis Oleh : Budhii Yanto ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Teori Asal-usul Kehidupan yang ditulis oleh Budhii WeBlog yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Budhii WeBlog

0 komentar:

Poskan Komentar

Back to top